
ffotografi.com - Saat
hari perhitungan amal setelah hari kiamat, pertama kalinya yg akan
dihisab adalah shalat. Itulah mengapa shalat menjadi ibadah yg paling
wajib dilakukan.
Dalam
sebuah hadits, Rasulullah bersabda, “Sebenarnya pertama kalinya yang
dihisab (di tanya serta disuruh pertanggungjawaban) dari seluruh amalan
seseorang hamba di hari kiamat nantinya adalah shalatnya. Apabila
shalatnya baik jadi beruntunglah ia serta bilamana shalatnya rusak,
sungguh kerugian menimpanya. ” HR. Tirmidzi
Baca Juga: MENGEJUTKAN...!!! Gadis 21 Tahun Ini Terkejut Melihat Telefon Tersembunyi Rakam Mandinya, Ternyata...!!!
Baca Juga: MENGEJUTKAN...!!! Gadis 21 Tahun Ini Terkejut Melihat Telefon Tersembunyi Rakam Mandinya, Ternyata...!!!
Oleh
karena itu, shalat lima waktu sangat wajib didirikan karena ini adalah
amalan yang sangat penting saat hisab Namun saman sekarang, banyak orang
yang menyepelekan shalat dan dengan mudahnya meninggalkan shalat.
Namun
ada pula golongan orang yang menjalankan shalat hanya untuk beribadah
semata bahkan dengan terpaksa. Ada pula kelompok orang yang rajin shalat
tetapi malah masuk neraka. Mengerikan bukan? Lantas apa penyebabnya?
Berikut ulasan tentang orang rajin shalat tapi malah masuk neraka:
1. Shalat tetapi minum khamr
Ada
saja orang yang rajin shalat tetapi juga menyukai minuman keras.
Banyak, orang yang shalat belum pasti bisa terlepas dari minuman keras
(khamr). Rasulullah sendiri berkata kalau tiap-tiap minuman keras itu
adalah induk dari semua jenis kejahatan, bahkan juga Rasulullah juga
melarang keras umat muslim untuk mendekati khamr, sampau meminumnya.
Baik sedikit atau banyak,
khamr
adalah barang haram bagi orang yang beragama Bahkan Rasulullah juga
melaknat beberapa orang yang terkait dengan minuman keras (khamr),
karenanya sebagai umat Islam harus hukumnya untuk hindari khamr serta
menjauhinya. Serta cepatlah bertaubat bila pernah meminumnya, lantaran
walau shalatnya rajin, namun bila sukai meminum khamr jadi neraka bakal
jadi tempat kembalinya.
Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa minum khamr, pasti Allah berikan minum padanya dari air panas neraka Jahannam” HR. Al Bazzar
Baca Juga: Sebelom Pasien Disetubuhi, Suami Disuruh menunggu diluar, Mata Ditutup Dan Kem4luannya Dicuci, Ini Yang Terjad
Baca Juga: Sebelom Pasien Disetubuhi, Suami Disuruh menunggu diluar, Mata Ditutup Dan Kem4luannya Dicuci, Ini Yang Terjad
2. Shalat tapi suka berbohong
Bohong
meripakan salah satu dosa besar yang sangat pedih siksanya. Namun saat
ini kebohongan nampaknya telah jadi kebiasaan orang tertetu. Walau
sebenarnya, sekecil apa pun satu kebohongan akan tetap dihisab.
Meski
seseorang yang rajin shalat serta melaksanakan ibadah, tetapi bila
mulutnya suka menebarkebohongan, shalatnya pun akan sia-sia. Lantaran
dustanya akan memusnahkan amalannya. Jika ia mati dalam kondisi tak
bertaubat pada Allahia akan jatuh ke dalam neraka.
Allah SWT berfirman :
“Sebenarnya
yang mengada-adakan kebohongan, hanya beberapa orang yg tak beriman
pada ayat-ayat Allah, serta mereka tersebut beberapa orang pendusta.”
QS. An-Nahl ayat 105
Berdusta
termasuk salah satu tanda orang yang munafik. Untuk itulah jangan
penuhi lisan dengan kebohongan, karenanya bisa menyengsarakan kita baik
didunia serta di akhirat.
3. Shalat tetapi percaya dukun
Baca Juga: Sering Ditolak Untuk Tidur Bersama, Suami Nekan Siasat Saat Istri Balik Kerja, Ini Yang Terjadi
Baca Juga: Sering Ditolak Untuk Tidur Bersama, Suami Nekan Siasat Saat Istri Balik Kerja, Ini Yang Terjadi
Orang
rajin shalat tapi malah percaya dengan dukun atau tukang ramal juga
akan membuatnya masuk neraka. Dukun yang kita kenal adalah orang yang
ahli ghaib serta tersembunyi.
Dalam
hadits kisah Imam Muslim, orang yang yakin pada dukun makan shalatnya
akan tak di terima sepanjang 40 hari. Selain itu, percaya dengan dukun
adalah termasuk juga dalam kelompok dosa besar.
Sebab
hanya Allah sajalah Yang Maha Tahu semua suatu hal. Percaya pada dukun
dapat juga digolongkan sebagai musyrik, lantaran dukun itu adalah orang
yang bersekutu dengan bangsa jin. Barang siapa memercayainya, maka akan
terjerat dosa syirik. Karenanya, bila ada orang yang shalat tetapi
meyakini dukun, benda pusaka, serta semacamnya, jadi ia bakal terancam
dosa yang begitu besar.
Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa
yang mendatangi tukang ramal atau dukun lalu ia membetulkan apa yang
dikatakannya itu, jadi sebenarnya ia telah inhkar pada apa yang telah di
turunkan pada Nabi Muhammad SAW” HR. Abu Dawud, at Turmudhi serta Ibnu
Majah
4. Shalat tetapi menyia-nyiakan anak yatim
Beberapa
orang yang shalat tetapi menya-nyiakan anak yatim adalah termasuk juga
dalam kelompok beberapa orang yang mendustakan agama. Hal semacam ini
telah terang diterangkan dalam Alquran surat Al-Ma’un.
Jadi,
orang yang shalat tetapi tak ingin membantu orang miskin, menya-nyiakan
anak yatim, serta malas membantu sesama adalah termasuk juga dalam
beberapa orang yang celaka. Hingga, meskipun ia pakar beribadah jadi ia
dapat juga masuk ke neraka lantaran ia menyia-nyiakan anak yatim.
Semoga kita terhindar dari sifat-sifat demikian. Amin. [Radarislam/Tp]
loading...
Baca Juga: Sembunyi Dilemari Niatnya Mau Ngasih Suprise, Wanita Sekksi Terkejut Melihat Pacarnya Diatas Ranjang Sedang. . . . .
5. Shalat tapi suka ghibah tentang kejelekan orang lain
Allah
SWT berfirman, “Apakah yang memasukkan anda kedalam Saqar (neraka)? ”
Mereka menjawab : ” Kami dulu tak termasuk juga beberapa orang yang
kerjakan shalat, serta kita tak
(juga)
berikan makan orang miskin, serta adalah kita mengulas yang bathil,
berbarengan dengan beberapa orang yang membicarakannya, serta adalah
kita mendustakan hari pembalasan, sampai datang pada kita kematian “.
Jadi tak mempunyai tujuan lagi untuk mereka syafa’at dari beberapa orang
yang membagikan syafa’at.” QS. Al-Muddaththir ayat 42-48
Dalam ayat di atas, penyebabnya orang masuk neraka Sagar adalah suka membicarakan (ghibah) tentang kejelekan orang lain.
Allah melarang kita untuk membicarakan aib orang lain, Allah berfirman :
“Hai
beberapa orang yang beriman, jauhilah banyak purba-sangka (keraguan),
lantaran beberapa dari purba-sangka itu dosa. Serta jangan sampai
mencari-cari ketak lebih baikan orang serta jangan sampai menggunjingkan
keduanya. Adakah seseorang di antara anda yang sukai mengonsumsi daging
saudaranya yang telah mati? Jadi tentunya anda terasa jijik padanya.
Serta bertakwalah pada Allah. Sebenarnya Allah Maha Penerima Taubat lagi
Maha Penyayang.” QS. Al-Hujarat ayat 12